Selasa, 28 Juni 2011

DASAR-DASAR HUKUM PENDIDIKAN

DASAR HUKUM
1. UU 20-2003, sisdiknas
2. uu 32-2004, pemerintahan daerah
3. uu 14-2005, guru dan dosen
4. pp 39-1992, peran serta masyarakat dlm penyelenggaraan pendidikan di persekolahan
5. uu negara ri 23-1991, pengelolaan lingkungan hidup
6. kepres ri no 10-1976, hadiah seni, ip, penddkan, pengabdian d or.
7. kepres ri no 55-2003, tanda kehormatan satya lencana penddkan
8. permendiknas 25/2008 standar tenaga perpstakaan
9. permndknas 26/2008 stndr tnaga labortorium
10. se dirjen pmptk kemendiknas 2010, no 887/f/ll/2010 tgl 19 feb 2010 perihal pemilihan guru berprestasi, penghargaan bg guru plb berdedikasi, dan guru sd berprestasi di daerah khusus.
11. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4496);
12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2010 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik Pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa, Dan Sekolah Menengah Kejuruan Tahun Pelajaran 2010/2011; 2
13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional Pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa, dan Sekolah Menengah Kejuruan Tahun Pelajaran 2010/2011;
READ MORE - DASAR-DASAR HUKUM PENDIDIKAN

Sabtu, 30 April 2011

pengumuman kelulusan smp pgri kurnia

kepada anak-anak ku siswa/siswi kelas 9 yang baru beres UN, teruskan Do'a kalian. semoga hasil UN kalian memuaskan/Lulus. Pengumuman kelulusan direncanakan tanggal 20 Mei 2011. Hasil kelulusan untuk SMP PGRI KURNIA akan diumumkan secara on line, kunjungi blog SMP di sini
READ MORE - pengumuman kelulusan smp pgri kurnia

Kamis, 07 April 2011

dasar hukum 1

DASAR HUKUM
1. UU 20-2003, sisdiknas
2. uu 32-2004, pemerintahan daerah
3. uu 14-2005, guru dan dosen
4. pp 39-1992, peran serta masyarakat dlm penyelenggaraan pendidikan di persekolahan
5. uu negara ri 23-1991, pengelolaan lingkungan hidup
6. kepres ri no 10-1976, hadiah seni, ip, penddkan, pengabdian d or.
7. kepres ri no 55-2003, tanda kehormatan satya lencana penddkan
8. permendiknas 25/2008 standar tenaga perpstakaan
9. permndknas 26/2008 stndr tnaga labortorium
10. se dirjen pmptk kemendiknas 2010, no 887/f/ll/2010 tgl 19 feb 2010 perihal pemilihan guru berprestasi, penghargaan bg guru plb berdedikasi, dan guru sd berprestasi di daerah khusus.
11. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4496);
12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2010 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik Pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa, Dan Sekolah Menengah Kejuruan Tahun Pelajaran 2010/2011; 2
13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional Pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa, dan Sekolah Menengah Kejuruan Tahun Pelajaran 2010/2011;
READ MORE - dasar hukum 1

Kamis, 31 Maret 2011

keutamaan iman

Suatu hari Abdul Wahid Bin Zaid bersama beberapa sahabatnya mengalami musibah, kapal yang dipakai berlayarnya terdampar di sebuah pulau karena goncangan angin yang sangat dahsat. Setelah semuanya turun dari kapal, rombongan Abdul Wahid masuk ke pulau tersebut dan didapatilah seorang jahil sedang menyembah berhala. Kemudian Abdul Wahid menghampirinya dan bertanya, 'Kenapa kau menyembah berhala itu padahal diantara sahabatku ada yang bisa membuatnya?' menyadari arah tujuan pertanyaan Abdul Wahid orang itu balik bertanya, "lantas apa yang kau sembah?", Abdul Wahid menjawab dengan yakin, 'Allah tuhanku' dan muhadatsah di antara mereka pun berlanjut. "Siapa itu Allah?", 'Dialah yang maha segalanya, KekuasaanNya meliputi arasy, jalanNya ada di lautan luas, dan keagunganNya tampak di daratan bumi ini', "Dari siapa kau tahu itu?", 'UtusanNya (Rosululloh SAW) lah yang memberitahuku.', "Apa yang tuhanmu lakukan kepada utusanNya itu?", 'Dia melalui malaikatNya membawa rosul menghadapNya', "Apa buktinya?" tanya si jahil semakin penasaran. Dan Abdul Wahid pun dengan keyakinan yang kuat menjawabnya, 'Shalat lima waktu dan Al-Qur'an.', "Mana bukti dari kedua hal itu?", Abdul Wahid kemudian membacakan Al Qur'an Surat Ar Rahman untuk menjawab pertanyaan orang itu. Mendengar Kalamulloh yang agung itu si jahil menangis dan terus menangis sampai Abdul Wahid selesai membacanya pun ia masih tetap menangis. Kemudian ia berkata, 'tidaklah pantas aku tidak meyakini dan menyembah tuhanmu yang telah memberikan ayat-ayat tadi ke rosulNya' kemudian ia melanjutkan bicaranya, 'Bagaimana caraku menjadi hambanya?', maka dituntunlah si jahil itu oleh Abdul Wahid untuk mengucapkan dua kalimah Syahadat kemudian diajarkannya si jahil (mu'alaf) itu tentang agama islam. Ketika masuk malam selepas shalat Isya, Abdul Wahid dan sahabatnya bersiap untuk istirahat tidur. Mu'alaf itu bertanya kepada Abdul Wahid dan temannya, 'Apakah Allah yang kau kenalkan kepadaku yang aku sembah sekarang tidur?', Abdul Wahid menjawab, "Tidak, Dia dzat yang maha hidup dan tidak membutuhkan yang lain. Tidak akan pernah mengenai kepadaNya rasa ngantuk dan tidak pula tidur.", 'maka kenapa kalian tidur sementara Raja kita tidak, sungguh sejelek-jeleknya hamba yang berlaku demikian itu' sahut mu'alaf itu. Dan dia pun tidak tidur terus melakukan ibadah. Keesokan harinya setelah Abdul Wahid dan sahabatnya berhasil memperbaiki kapalnya, mereka langsung berlayar ke kampung halamannya. Ketika hendak berpisah dengan mu'alaf tersebut Abdul Wahid dan teman-temannya mengumpulkan uang untuk dijadikan bekal kepada mu'alaf itu. Tapi, mu'alaf itu tidak menerimanya dan dia berkata, 'untuk apa uang itu?, Kenapa kalian melakukan itu, kalian telah menunjukan jalan yang benar kepadaku tapi tidak kudapatkan kalian menempuhnya. saya tidak membutuhkannya karena kebutuhanku sudah dipenuhi oleh Tuhanku.' mu'alaf itu menolak pemberian Abdul Wahid karena sudah mendapatkan ketentraman dibalik benteng keimanannya. Tiga hari setelah perpisahan Abdul wahid mendengar kabar bahwa mu'alaf itu sedang sekarat. Abdul Wahid menemuinya dan bertanya, "Apakah ada yang kau butuhkan dariku sekarang?", 'Tidak, Semua kebutuhanku sudah dipenuhi oleh Allah SWT' kemudian ia pun mati dengan keimannya itu. Dan Abdul Wahid pun bermimpi setelah kematian mu'alaf itu, ia bertemu dengan mu'alaf itu ditempat yang megah di surga Allah kemudian para malaikat masuk ke tempat itu dari berbagai pintu dengan mengucapkan salam kepada mu'alaf itu. Itulah derajat yang ia dapatkan dari keutamaan keimanannya kepada Allah SWT.Wallahu a'lam.
READ MORE - keutamaan iman