Senin, 22 Maret 2010
Guru
Guru adalah seorang manusia mulia yang menjadi figur yang patut untuk digugu dan ditiru. Dari bahasa kirata itulah saya merasa berat untuk menjadi seorang Guru. Tapi, disisi lain hal itu menjadikan sebuah moivasi bahwa saya harus bisa menjadi figur dan model bagi anak didik saya. Selain menyampaikan/mentransfer ilmu pengetahuan (mengajar), saya juga harus bisa memberikan contoh prilaku yang baik (mendidik). Maka selain segi kognitif, seorang guru juga harus mampu menguasai afektik dan psikomotor. Dengan demikian Output yang dihasilkan oleh dunia pendidikan akan sesuai dengan cita-cita besar bangsa kita. Jadi, Siapkah Anda Menjadi Seorang Guru?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
guru merpakan pekerjaan yang sangat mulia, di mana kita memiliki fungsi untuk mengembangkan potensi peserta didk, sesuai minat, bakat masing-masing peserta didik, namun kita sering lupa pengembangan potensi peserta didik tidak mengacu kepada apa yang dimiliki oleh anak, tetapi mengacu kepada pencapaian target kurikulum sehingga menjadi delematik(momok) bagi keberhasilan proses pembelajaran itu sendiri!
BalasHapusNAH.. bertambah lagi masalah baru. Guru harus mampu mengenali potensi siswa. Bagaimana caranya?? Bagi pengalamannya donk!
BalasHapus